Pengguguran Kandungan

  • Definisi: mematikan janin sebelum waktunya lahir, terlepas bayinya lahir mati atau hidup. Secara hukum kedokteran: abortus yang provokatus kriminalis. Pasal 75 UU 36/2009 tentang Kesehatan: aborsi boleh bila ada kedaruratan medis pada ibu atau bayinya.
  • Dasar Hukum: KUHP
    • Pasal 346 tentang ibu yang sengaja menggugurkan atau menyuruh orang lain untuk menggugurkan kandungannya, pidana 4 tahun.
    • Pasal 347 tentang orang yang menggugurkan kandungan tanpa izin, pidana 12 tahun. Bila si ibu meninggal, jadi 15 tahun.
    • Pasal 348 tentang orang yang menggugurkan kandungan dengan izin, pidana 5 tahun 6 bulan. Bila si ibu meninggal, jadi 7 tahun.
    • Pasal 349 tentang paramedis yang ngerjain aborsi, hukuman ditambah sepertiganya plus izin praktik dicabut.
  • Modus operandi:
    • 0-4 minggu: banyak kerja, neken perut, obat, listrik, semprot cairan lewat vagina.
    • 4-8 minggu: obat, suntik NaCl ke rahim, masukin benda ke rahim.
    • 12-16 minggu: kuret, nusuk kandungan, masukin pasta/sabun lewat vagina.
    • >20 minggu: obat PG ke forniks superior, induksi oksitosin.
  • Biasanya korban = pelaku yang melapor karena mengalami komplikasi tindakan aborsi:
    • Perdarahan, early maupun late (atonia uteri, luka, sisa jaringan, diatesis hemoragik)
    • Syok neurogenik atau refleks vasovagal (diagnosis pereksklusionam)
    • Emboli udara (letal = 70-100 cc udara)
    • Keracunan obat atau zat abortivum
    • Infeksi – sepsis
  • Pemeriksaan korban/pelaku hidup? Cek:
    • Tanda kehamilan
    • Usaha aborsi, yakni kekerasan di perut/genitalia
    • PP toksikologi, IUFD (periksa mikroskopik sisa jaringan), genetik jaringan aborsi dan ibu
  • Pemeriksan korban/pelaku meninggal? Cek:
    • Pemeriksaan emboli udara di vena kava inferior dan jantung
    • Uterus: membesar, ada krepitasi, luka/perforasi
    • Genitalia interna: luka, kongesti, pucat
    • Tentukan usia janin atau kehamilan
    • Cek urin untuk pemeriksaan kehamilan
    • Cek darah jantung dan urin untuk toksikologi
    • Pada PP mikroskopik, lihat tanda intravitalitas (hadirnya PMN)
    • PP genetik jaringan aborsi dan ibu

Sumber:

  • Buku Ilmu Kedokteran Forensik FKUI
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Powered by WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: